Sunday, February 12, 2012

Recycle Bin untuk Media Simpan Portabel

Media simpan portabel semacam USB flashdisk atau harddisk eksternal begitu populer di kalangan pengguna komputer. Namun, manajemen berkas dalam media simpan eksternal tersebut berbeda dalam beberapa hal, salah satunya adalah dalam hal penghapusan berkas. Pada media simpan internal atau yang terhubung terus ke komputer, berkas yang dihapus umumnya tidak langsung bener-benar dihapus, melainkan ditempatkan ke dalam Recycle Bin atau Trash.

Kalkulasi Error Pada File Hasil Unduhan

Sudah capek-capek nunggu download berkas yang besar ukurannya, sewaktu dijalankan ternyata error. Wah, benar-benar jengkel! Apalagi kalau berkas itu dalam format ISO yang harus dibakar dalam CD semacam berkas instalasi sistem operasi terbaru. Sudah terlanjur dibakar dalam CD, ternyata error sewaktu dijalankan. Yah, buang CD percuma deh.
Untuk menghindari hal tersebut, biasanya beberapa situs repositori menyediakan kode cek error untuk dibandingkan saat berkas sudah selesai diunduh. Catatlah kode tersebut sebelum mulai mengunduh berkas. Jika kode itu cocok, maka tidak ada error dalam berkas yang diunduh. Salah satu software kalkulasi kode MD5 Checksum yang cukup bagus adalah MD5 Checksum karya Angus Johnson.

Kunci Layar Desktop Transparan


Sistem operasi Microsoft Windows menyediakan fasilitas pengunci layar desktop lewat Control Panel > Users Account > Create a Password, lalu dijalankan dengan kombinasi tombol Windows + L di keyboard. Namun, penguncian layar desktop tersebut menyebabkan pengguna tidak dapat melihat apa yang sedang terjadi di desktop. Bagaimana jika kita ingin mengubahnya menjadi semi transparan?
Sebuah software kecil bernama ClearLock karya Jonathan Holmgreen dapat kita manfaatkan.

Sunday, November 13, 2011

Setting Registry Windows XP

Cara menyetting registry komputer itu tidak hanya pada komputer windows xp saja, melaikan juga bisa anda lakukan pada versi windows 98 maupun pada windows vista. Okelah, dari pada ribed nulis nya kelamaan dan anda sendiri sudah nggak sabar dengan cara environment registry ini, kita akan mulai saja. OK???
1. Klik tombol Start > Run.
2. Ketik regedit dan tekan Enter setelah berada didalam jendela Run.
3. Didalam Registry Editor, pilih menu File > Export.
4. Setelah Export Registry File muncul, masukkan nama record ke bagian File Name, misalnya backup-registry dan sebagainya.
5. tekan tombol Save.

Mempercepat Update Registry
Tekan tombol Start > Log Off > Log Off.

Mengganti Wallpaper
HKEY_CURRENT_USER/Control Panel/Desktop
Klik ganda pada wallpaper dan masukkan trail gambar yang diinginkan pada Value Data.

Mengganti Nama Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}
Klik ganda pada choice (Default value) dan beri nama baru sesuai yang diinginkan pada Value Data.

Memunculkan Rename Pada Recycle Bin
HKEY_CLASSES_ROOT/CLSID/{645FF040-5081-101B-9F08-00AA002F954E}/ShellFolder
Klik ganda pada Attributes > Edit Binary Value. Pada Value Data, ganti angka tersebut menjadi 0000 50 01 00 20.

Sunday, October 16, 2011

Optimalkan OS Windowsmu dengan Mz Ultimate Tools

Mz Ultimate Tools are FREE - High Quality applications that will try to speed up your computer, making it work faster, without any malfunctions.
(Note: Windows XP users must have .Net Framework 2.0 or higher version (up to 3.5), installed, to run Mz Ultimate Tools) 

cukup klik Automatic Optimization OS Windowsmu langsung ngacir....

Saturday, October 15, 2011

Mencari DNS Tercepat Dengan Menggunakan DNS Benchmark

Domain Name Server atau Domain Name Service merupakan server yang bertugas memberitahukan alamat asli dari sebuah domain yang anda ketik. Kaerena sebenarnya di dunia maya aslinya berupa digit2 bukan nama domain. Kecepatan sebuah DNS menerjemahkan alamat asli berdampak makin cepatnya koneksi anda.

Akan tetapi DNS bukanlah harga mati, ketika seseorang bilang DNS Google yang tercepat dengan alamat 8.8.8.8 dan 8.8.8.8 ada yang mengatakan OpenDNS yang tercepat, ada lagi DNS asli dari ISP yang tercepat. ISP yang samapun misal sama-sama Speedy belum tentu tercepat ketika menggunakan DNS tertentu, karena kadang kondisi wilayah di Indonesia memungkinkan kecepatan DNS yang sama akan berbeda dengan daerah lain walaupun dengan ISP yang sama.